<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menjadi orang tua Archives - Eunike Family - Yayasan Eunike</title>
	<atom:link href="https://eunikefamily.org/tag/menjadi-orang-tua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eunikefamily.org/tag/menjadi-orang-tua/</link>
	<description>Eunike Family</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jan 2019 16:44:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://eunikefamily.org/wp-content/uploads/2023/10/cropped-LOGO-EUNIKE-2023-1-32x32.png</url>
	<title>menjadi orang tua Archives - Eunike Family - Yayasan Eunike</title>
	<link>https://eunikefamily.org/tag/menjadi-orang-tua/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BEING PARENT  Is more than RIDING ROLLER COASTER</title>
		<link>https://eunikefamily.org/being-parent-is-more-than-riding-roller-coaster/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yayasan Eunike]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2019 16:43:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[anak marah]]></category>
		<category><![CDATA[ibu kristen]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi ibu]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi orang tua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.eunikefamily.org/?p=2413</guid>

					<description><![CDATA[<p>Being a mom is more than riding a roller coaster. Yes, ini yang saya rasakan sejak punya anak. Baru satu lho, entah Tuhan percayakan anak lebih dari satu atau cukup satu saja, hihihi&#8230; Kalo naik roller coaster, cuman tegang, takut, seru, dan yang paling penting, itu cuma sementara. Kurang lebih 5 menit selesai. Totally different &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://eunikefamily.org/being-parent-is-more-than-riding-roller-coaster/">BEING PARENT  Is more than RIDING ROLLER COASTER</a> appeared first on <a href="https://eunikefamily.org">Eunike Family - Yayasan Eunike</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Being a mom is more than riding a roller
coaster</em>. Yes, ini yang saya
rasakan sejak punya anak. Baru satu lho, entah Tuhan percayakan anak lebih dari satu atau cukup
satu saja, hihihi&#8230;</p>



<p>Kalo naik <em>roller coaster</em>,
cuman tegang, takut, seru, dan yang paling penting, itu cuma sementara. Kurang
lebih 5 menit selesai<em>. Totally different</em>
dengan ngurus anak. Waktunya jauh lebih panjang, <em>bok</em>! Dan tanjakan maupun turunan emosinya seringkali nggak bisa
diprediksi.</p>



<p>Contohnya&#8230;</p>



<p>Dua minggu lalu anak saya, Pippo, sakit. Dengan penuh iman dia
bilang &#8220;Mami, ga usah ke dokter. Kita berdoa aja. <em>Jesus is my doctor</em>. Tuhan Yesus sembuhin aku.&#8221; dan terjadilah
sesuai iman dia. Walaupun selama proses dia sakit sampe sembuh, saya sendiri
galau melihat kondisi Pippo <em>drop</em>
banget. Melalui peristiwa ini, Pippo mengajarkan saya tentang iman. Saya jadi teringat
lagi kisah perempuan yang sakit pendarahan dan sembuh setelah menyentuh ujung
jubah Tuhan Yesus. &#8220;Asal aku menjamah jubahnya saja, aku pasti
sembuh&#8221; begitu kira-kira batin si perempuan itu&#8230; Ah, iman saya belum ada
seujung kuku perempuan tersebut&#8230;</p>



<p>Minggu lalu, Pippo marah-marah (saya lupa gara-gara apa), dan
dia lempar bantal dari atas ranjang ke lantai, dia tendang mainannya, dia pukul
pintu kamar, dan dia bilang &#8220;Aku mau marah-marah aja. Aku mau hati aku
hitam.&#8221; Kondisi begini, kalo saya hadapi dengan emosi, yang ada jadi
tawuran lah kita, hahaha&#8230; Tuhan ajarin saya untuk sabar, tenang, tunggu
sampai kondisi lebih kondusif sebelum bicara hati ke hati dengan Pippo.</p>



<p>Tiga hari yang lalu, Pippo tiba-tiba memeluk saya dan bilang
&#8220;<em>Mommy, I&#8217;m so happy because I love
you</em>&#8220;. Aaaw<em>&#8230; So sweet</em>
banget kan&#8230; Anak 3 tahun bisa ngomong kayak gitu&#8230; Hati ini meleleh rasanya.
Saya belajar bahwa menyatakan kasih itu nggak perlu susah-susah, yang penting
tulus dan nggak dibuat-buat.</p>



<p>Tapiiiiii&#8230; Kemarin, dia marah-marah sambil nangis dan
mengacungkan telunjuknya ke saya, dia bilang &#8220;Mami harus taat sama aku!
Mami harus bantuin aku!&#8221; Kehebohan ini terjadi cuma gara-gara dia ga mau
siram bekas pipisnya di kloset, dan dia maunya saya yang siram. Saya belajar
lagi, bahwa anak kecil itu konyol. Hal-hal sepele, ga penting, jadi masalah
besar. Sayapun jadi evaluasi diri, apakah saya masih suka &#8220;konyol&#8221;
seperti anak kecil? Membesar-besarkan masalah sepele? Waduh, saya harus segera
bertobat dan berubah.</p>



<p><em>Well</em>, ga mudah menjadi seorang ibu&#8230;
Banyak<em> up</em> and <em>down</em> yang dihadapi (kadang rasanya lebih banyak <em>down</em> :P)</p>



<p>Tapi menjadi ibu juga suatu proses, proses hati dan diri ini
dibentuk oleh Tuhan untuk semakin diperluas kapasitasnya&#8230;</p>



<p>Sebagai ibu, saya mewakili Allah untuk menyatakan kasih dan
penerimaan terhadap Pippo. Allah, yang adalah Bapa Sorgawi saya, tak pernah
berhenti untuk mengasihi saya. Ketika saya gagal, jatuh dalam dosa, melakukan
kesalahan, memberontak, Ia tetap mengasihi saya. Ia sudah mengampuni dan
menerima saya sepenuhnya. Ia tidak menyerah terhadap saya. Ia tetap membimbing
dan mengarahkan saya untuk kembali ke jalan yang sesuai dengan kebenaran
Firman-Nya.</p>



<p>Demikian juga Ia mau saya lakukan kepada Pippo&#8230; Sekalipun
Pippo tidak taat, membangkang, gagal, jatuh dalam dosa, melakukan kesalahan,
dan lainnya. Saya tetap mengasihi Pippo, karena Allah sudah lebih dulu
mengasihi saya.</p>



<p>Menjadi seorang ibu (maupun ayah) di dalam Tuhan tidaklah mudah&#8230; Tapi, percayalah, Allah senantiasa memberikan hikmat-Nya dan memampukan&#8230;</p>



<p></p>



<p>Oleh: Yaticania</p>
<p>The post <a href="https://eunikefamily.org/being-parent-is-more-than-riding-roller-coaster/">BEING PARENT  Is more than RIDING ROLLER COASTER</a> appeared first on <a href="https://eunikefamily.org">Eunike Family - Yayasan Eunike</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
